Akhirnya terbit setelah Tiga Bulan dalam Penantian

Selasa, 22 Februari 2011

0 komentar
          Embun pagi mulai turun, hamparan kabut  tipis tidak mau kalah menyelimuti kota Pekanbaru (khususnya disekitar tempatku) menit demi menit menanti pukul 06:00. Waktunya istirahat setelah duabelas jam bekerja mulai pukul 18:00 semalam. Tidak ada yang istimewa dihari ini, tubuh dan pikiranku sudah sepekat untuk segera menghampiri tempat tidur. Beberapa bulan ini suhu tubuhku selalu naik saat menjelang akhir bulan mungkin karena bertambahnya kesibukan dan tanggung jawab yangharus diselesaikan. Tagihan Listrik, Speddy dan Telepon sudah beres tinggal merekapitulasi dan menyusun laporan bulanan sehingga hari ini aku bisa lebih santai.
         Setelah mandi aku merasa suhu tubuhku meningkat bahkan lebih dari biasanya. Beberapa kali berpindah tempat tetap saja aku tidak tidur nyenyak.
         Siang berakhir, tetap saja tidak ada yang istimewa selain dari porsi makanku yang bertambah (hehe apa hubungannya). Setelah makan aku berkunjung kerumah kedua didunia maya, ada beberapa pesan di inbox dan notif memberitahukan aktifitas rekan-rekan facebooker selama sehari ini. Biasa saja, sekedar say hello atau ledekan yang meminta senyuman.
         Kabar bahagia itu menyapa dalam Tag sebuah catatan.
ALHAMDULILLAH....AKHIRNYA ANTOLOGI KISAH KASIH IBU [IBUKU ADALAH....] TELAH TERBIT
oleh Jazim Naira Chand pada 22 Februari 2011 jam 12:04

         Alhamdulillah Puji Syukur Kepada Allah Swt. Kabar bahagia yang kunantikan sejak tigabulan ini (22 Desember 2010-22 Februari 2011) akhirnya menyapa. Antologi Kisah Kasih Ibu [Ibuku Adalah…] ini merupakan antologi pertamaku. tidak sabar rasanya menunggu buku [salah satu mimpi yang menjadi nyata] itu tiba…


Telah terbit di LeutikaPrio!!!
Judul : Ibuku Adalah.... (Antologi Kisah Kasih Ibu)
Penulis : Jazim Naira Chand, dkk
Tebal : vi + 148 hlm
Harga : Rp 36.000,-
Ibuku Adalah Batas Logikaku
Ibuku Adalah Buku Kehidupan
Ibuku Adalah Perempuan Tertangguh
Ibuku Adalah Cawan Cinta Yang Tak Habis Kureguk
Ibuku Adalah Setiap Tarikan Nafasku
Ibuku Adalah Pembelajar Kehidupan Ulung
Ibuku Adalah... Dia Tak Terdefinisikan !
Buku ini ditulis oleh 37 orang penulis, yang masing-masing menceritakan kisah nyata tentang suka, duka juga nesatapa perjalanan hidup seorang wanita bergelar Ibu, dan wanita itu adalah Ibu kandung mereka sendiri.
Melalui buku ini juga, anda akan diajak untuk memahami dan menghayati tentang bagaimana peran sosok seorang Ibu dalam memperjuangkan kehidupan keluarganya.
37 Penulis itu adalah :
1. Ibuku Adalah Perempuan Tertangguh, Anita Ba’daturohman
2. Ibuku Adalah Batas Logikaku, Mutaminah Sang Penulis
3. Ibuku Adalah Buku Kehidupan, Endang Ssn
4. Ibuku Adalah Sumber Pengampunan, Mytha Nugroho
5. Cawan Cinta Yang Tak Habis Kureguk, Fitri Gita Cinta
6. Ibuku Adalah Surga Bagi Keluarga, Eric Shandy Admadinata
7. Ibuku Adalah Permata Jiwaku, Asni A Sueb Aan
8. Ibuku Adalah Nafas Hidupku, Mieny Angel
9. Ibuku Adalah….She’s My Real Hero, Karin Maulana
10. Selembar Surat Untuk Ibu (Happy Mother Day), Inggar Saputra
11. Bait-Bait Curahan Hati Untuk Ibu, Visya Blue
12. Ibuku Perempuan Yang Kupanggil Mamak, Dwi Endah Septyani
13. Ibuku Adalah Segalanya, Mas Adi
14. Ibuku Adalah Bidadari Surga, Yully Riswati
15. Ibuku Adalah Bintang Hidupku, Vera Yudita
16. Ibuku Adalah Sosok Tangguh Nan Bersahaja, Tri Lego Indah
17. Ibuku Adalah Setiap Tarikan Nafasku, Sanchia Yorftberth
18. Ibuku Adalah Pembagi Cinta, Rossy Meilani
19. Ibuku Adalah... Dia Tak Terdefinisikan, Robin Wijaya
20. Ibuku Adalah Pembelajar Kehidupan Ulung, Phoenix Wibowo
21. Ibu Adalah Segalanya, Nessa Kartika
22. Ibuku Adalah Mamak Super Tangguh, Lin Lanisa Jingga
23. Ibuku Selalu Dihati Dan Dinanti, Kiki Masduki
24. Ibuku Adalah Kunci Surgaku, Hendy Lazuardy Hg
25. Ibu Adalah Super Heroku, Ragil Kuning
26. Ibuku Adalah Pengukir Sejarah Terhebat, Fauziah Harsyah
27. Cukup, Ibuku Adalah Bumi Bagiku, Dyah InsyaAllah Bisa
28. Ibuku Adalah Pelita Hidupku, Deva Del Amor
29. Pencipta Kacang Telur “Ridho”, Mohammad Rasyid Ridho
30. Ibuku Adalah Kerinduan Yang Tak Terbatas, Eros Rosita
31. Ibuku Adalah Bidadariku, Oksa Puko Yuza
32. Ibuku Adalah Segalanya Bagi Hidupku, Fernando
33. Sms Dari Anak-Anak Ibuku, Annas Tupank
34. Ibuku Adalah Irreplaceable Mom, Mega Anindyawati
35. Aku Mencintaimu Lebih dari yang Kutahu, Fiyan Arjun
36. Tentang Cap Jempol Ummi , Dang Aji
37. Senyum Cinta Perempuan Hebat dalam Hidupku, Jazim Naira Chand
***Pesan buku Ibuku Adalah... dengan menginbox Dang Aji Sidik, Jazim Naira Chand atau Leutika Prio. Harga Rp 36.000,- + ongkos kirim.
***Bagi sahabat yang berada di Privinsi Riau dan sekitarnya bisa memesan dengan cara menginbox saya. (dengan harga yang sama). 
Met Order all

Antologi Kisah Kasih Ibu "Ibuku Adalah..." terbit

0 komentar
          Embun pagi mulai turun, hamparan kabut  tipis tidak mau kalah menyelimuti kota Pekanbaru (khususnya disekitar tempatku) menit demi menit menanti pukul 06:00. Waktunya istirahat setelah duabelas jam bekerja mulai pukul 18:00 semalam. Tidak ada yang istimewa dihari ini, tubuh dan pikiranku sudah sepekat untuk segera menghampiri tempat tidur. Beberapa bulan ini suhu tubuhku selalu naik saat menjelang akhir bulan mungkin karena bertambahnya kesibukan dan tanggung jawab yangharus diselesaikan. Tagihan Listrik, Speddy dan Telepon sudah beres tinggal merekapitulasi dan menyusun laporan bulanan sehingga hari ini aku bisa lebih santai.
         Setelah mandi aku merasa suhu tubuhku meningkat bahkan lebih dari biasanya. Beberapa kali berpindah tempat tetap saja aku tidak tidur nyenyak.
         Siang berakhir, tetap saja tidak ada yang istimewa selain dari porsi makanku yang bertambah (hehe apa hubungannya). Setelah makan aku berkunjung kerumah kedua didunia maya, ada beberapa pesan di inbox dan notif memberitahukan aktifitas rekan-rekan facebooker selama sehari ini. Biasa saja, sekedar say hello atau ledekan yang meminta senyuman.
         Kabar bahagia itu menyapa dalam Tag sebuah catatan.
ALHAMDULILLAH....AKHIRNYA ANTOLOGI KISAH KASIH IBU [IBUKU ADALAH....] TELAH TERBIT
oleh Jazim Naira Chand pada 22 Februari 2011 jam 12:04

         Alhamdulillah Puji Syukur Kepada Allah Swt. Kabar bahagia yang kunantikan sejak tigabulan ini (22 Desember 2010-22 Februari 2011) akhirnya menyapa. Antologi Kisah Kasih Ibu [Ibuku Adalah…] ini merupakan antologi pertamaku. tidak sabar rasanya menunggu buku [salah satu mimpi yang menjadi nyata] itu tiba…
Judul : Ibuku Adalah.... (Antologi Kisah Kasih Ibu)
Penulis : Jazim Naira Chand, dkk
Tebal : vi + 148 hlm
Harga : Rp 36.000,-

Buku ini ditulis oleh 37 orang penulis, yang masing-masing menceritakan kisah nyata tentang suka, duka juga nesatapa perjalanan hidup seorang wanita bergelar Ibu, dan wanita itu adalah Ibu kandung mereka sendiri.
Melalui buku ini juga, anda akan diajak untuk memahami dan menghayati tentang bagaimana peran sosok seorang Ibu dalam memperjuangkan kehidupan keluarganya.

37 Penulis itu adalah:
1. Ibuku Adalah Perempuan Tertangguh, Anita Ba’daturohman
2. Ibuku Adalah Batas Logikaku, Mutaminah Sang Penulis
3. Ibuku Adalah Buku Kehidupan, Endang Ssn
4. Ibuku Adalah Sumber Pengampunan, Mytha Nugroho
5. Cawan Cinta Yang Tak Habis Kureguk, Fitri Gita Cinta
6. Ibuku Adalah Surga Bagi Keluarga, Eric Shandy Admadinata
7. Ibuku Adalah Permata Jiwaku, Asni A Sueb Aan
8. Ibuku Adalah Nafas Hidupku, Mieny Angel
9. Ibuku Adalah….She’s My Real Hero, Karin Maulana
10. Selembar Surat Untuk Ibu (Happy Mother Day), Inggar Saputra
11. Bait-Bait Curahan Hati Untuk Ibu, Visya Blue
12. Ibuku Perempuan Yang Kupanggil Mamak, Dwi Endah Septyani
13. Ibuku Adalah Segalanya, Mas Adi
14. Ibuku Adalah Bidadari Surga, Yully Riswati
15. Ibuku Adalah Bintang Hidupku, Vera Yudita
16. Ibuku Adalah Sosok Tangguh Nan Bersahaja, Tri Lego Indah
17. Ibuku Adalah Setiap Tarikan Nafasku, Sanchia Yorftberth
18. Ibuku Adalah Pembagi Cinta, Rossy Meilani
19. Ibuku Adalah... Dia Tak Terdefinisikan, Robin Wijaya
20. Ibuku Adalah Pembelajar Kehidupan Ulung, Phoenix Wibowo
21. Ibu Adalah Segalanya, Nessa Kartika
22. Ibuku Adalah Mamak Super Tangguh, Lin Lanisa Jingga
23. Ibuku Selalu Dihati Dan Dinanti, Kiki Masduki
24. Ibuku Adalah Kunci Surgaku, Hendy Lazuardy Hg
25. Ibu Adalah Super Heroku, Ragil Kuning
26. Ibuku Adalah Pengukir Sejarah Terhebat, Fauziah Harsyah
27. Cukup, Ibuku Adalah Bumi Bagiku, Dyah InsyaAllah Bisa
28. Ibuku Adalah Pelita Hidupku, Deva Del Amor
29. Pencipta Kacang Telur “Ridho”, Mohammad Rasyid Ridho
30. Ibuku Adalah Kerinduan Yang Tak Terbatas, Eros Rosita
31. Ibuku Adalah Bidadariku, Oksa Puko Yuza
32. Ibuku Adalah Segalanya Bagi Hidupku, Fernando
33. Sms Dari Anak-Anak Ibuku, Annas Tupank
34. Ibuku Adalah Irreplaceable Mom, Mega Anindyawati
35. Aku Mencintaimu Lebih dari yang Kutahu, Fiyan Arjun
36. Tentang Cap Jempol Ummi , Dang Aji
37. Senyum Cinta Perempuan Hebat dalam Hidupku, Jazim Naira Chand

Ps: Buku ini sudah bisa dipesan sekarang via inbox Fb Leutika Prio dengan subjek PESAN IBUKU ADALAH. Ongkir untuk wilayah jawa 10rb, untuk luar jawa 15rb. Untuk Pembelian di atas 90rb, GRATIS ONGKIR.

Untuk para sahabat yang berada di Pekanbaru atau Provinsi Riau dan sekitarnya bisa juga memesan secara kolektif melalui saya via inbox facebook atau sms ke 0852 7873 7651. Terimakasih
Met Order all

Nuryati, Mantan TKW yang berhasil menjadi Dosen

Senin, 27 Desember 2010

1 komentar
Pemerintah memberikan apresiasi kepada para buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKl) yang sekembalinya dari negeri rantau beralih profesi menjadi wirausaha di negeri sendiri, bahkan mampu memberikan nilai tambah untuk masyarakat dan lingkungan di sekitarnva.
Apresiasi kepada para buruh migran diwujudkan dengan Indonesia Migran Worker’s Award tahun 2010 pada peringatan Hari Migran Inter­nasional (International Migrants Day) yang dicanangkan Perse­rikatan Bangsa Bangsa (PBB) setiap tanggal 18 Desernber.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menakretrans Muhaimin Iskandar di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/12/2010).

Kegiatan yang digagas UKM­ Center FEUI bekerjasama deng­an Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kemenakertrans, Kementerian Pember­dayaan Perempuan dan BNP2TKI ini memberikan penghargaan untuk empat kate­gori, yaitu Puma TKI Wira­usaha, Remitansi Produktif, Purna TKI Motivator dan Peng­hargaan Petugas Pelayanan Kepulangan Pekerja Migran.
Para finalis kebanyakan ber­asal dari kantong-kantong TKI seperti NTB, Jabar, Lampung, Jatim dan Jateng. Setelah dilakukan penjurian beberapa ta­hap akhirnya pemerintah mem­berikan satu penghargaan kepada TKI terbaik untuk masing­-masing kategori. Untuk Peng­hargaan Purna TKI Wirausaha dimenangkan Siti Maryam, mantan TKI Hongkong asal Trenggalek, Jawa Timur. Sele­pas bekerja sebagai TKI, Siti membuka wirausaha di bidang salon dan video shooting. Atas keberhasilannya ini, Siti menda­patkan piala dari Menko Kesra dan uang pembinaan.
Penghargaan dari Meneg PP untuk kategori Remitansi Produktif dimenangkan oleh Keluarga Jaharudin asal Bima, Nusa Tenggara Barat. Keluarga Jaha­rudin berhasil memanfaatkan remitansi dari anaknya yang bekerja di Arab Saudi untuk modal usaha mebel dan biaya sekolah anak-anaknya.
Sedangkan Pcnghargaan Menakertrans untuk kategori Purna TKI Motivator berhasil diraih Nuryati Dosen Untirta dan Advokasi Pemberdayaan asal Serang, Banten. Nuryati yang pernah jadi pembantu rumah tangga di Arab Saudi, menggunakan hasil usahanya untuk melanjutkan sekolah dan sekarang menjadi dosen di Fakul­tas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.
Terakhir, Penghargaan Ke­pala BNP2TKI untuk Petugas Pelayanan Kepulangan Pekerja Migran Terbaik diraih Mohammad Adib, Petugas di Ban­dara Adi Sumarmo, Solo, Jawa Tengah. Meski mengaku sangat butuh uang, ternyata Mohammad Adib tidak mau memeras TKI. Dia lebih memilih untuk mem­bantu, membimbing dan menga­rahkan TKI.
Menakertrans mengatakan penghargaan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari pemerintah kepada TKI yang berhasil beralih dari pekerja di negeri orang menjadi wira­usaha di negeri sendiri bahkan mampu memberikan nilai tam­bah untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Mereka patut menjadi con­toh dan inspirasi bagi seluruh TKI beserta keluarganya, agar hasil bekerja di luar negeri dapat benar-benar dimanfaatkan un­tuk mengembangkan wirausaha dan membuka lapangan kerja di dalam negeri, di kampung halamannya sendiri, " kata Muhaimin.


Kisah Nuryani, TKI Motivator yang berhasil menjadi Dosen
Sosok Nuryati, seorang man­tan TKI yang kini menjadi dosen berhasil meraih penghargaan kategori Purna TKI Motiva­tor. Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Se­rang, Banten, ini pernah menco­ba mengadu nasib di Arab Saudi. 
Perempuan asal Subang ini melamar sebagai baby sitter selama tiga tahun pada 1998 hingga 2001. Sebelumnya ia tak membayangkan akan beker­ja di tanah rantau setelah lulus SMA. Sebab, perempuan kela­hiran 2 Juni 1979 itu adalah lulusan terbaik SMA Prisma, Serang, Banten. Bahkan sejak kelas satu, dia langganan juara dan mendapat beasiswa. Dikarenakan orang tuanya tak punya biaya untuk melan­jutkan hingga kuliah, akhirnya ia bulatkan tekad untuk berang­kat menjadi TKI di Arab Saudi. Meski begitu, dalam dirinya memendam impian untuk bisa berkuliah setelah pulang dari mcngumpulkan uang dari pe­kerjaan di Arab. Hingga isi koper yang akan dibawa ke Arab pun berisi buku-buku pelajaran SMA dan buku pengetahuan umum. Meski ke­inginannya untuk bisa menge­nyam bangku kuliah pupus, ia ingin tetap bisa terus belajar.
Di Arab, Nuryati diterima bekerja di keluarga dokter, bahkan dinilai well educated, ia kerap diminta mendampingi putri sang majikan saat belajar dan mengerjakan tugas sekolah. Ia juga mendapat izin tidur siang dan meluangkan waktu untuk membaca buku. Selama di sana ia berusaha berdisiplin dalam berbagai hal. Termasuk dalam pembukuan gaji yang diterima. Bahkan, ia selalu meminta kwitansi pembayaran gaji yang ditandatangani sang majikan. Hal ini dilakukan agar ia bisa tahu berapa gaji sebenarnya yang diterima seti­ap bulan.
Selain itu, untuk kesela­matan pribadi, nomor-nomor telpon penting, seperti nomor konsulat dan kedutaan dicatatnya dengan sulaman berkode khusus di kerudung yang selalu dipakainya ke mana-mana. De­ngan cara inilah, hal-hal yang dikhawatirkan pun tidak terjadi.
Setelah bekerja selama 2 tahun 8 bulan, Nuryati tak sengaja menyaksikan acara wisuda di Universitas Al Azhar di televisi lokal. Hasrat untuk pulang kian menggebu-gebu. Akhirnya ia berpamitan kepada majikannya untuk pulang ke Indonesia. Selang tiga hari sekembali ke tanah air, ia langsung mengi­kuti tes masuk Fakultas Hukum Untirta. Dia pun dinyatakan lulus. Kuliah sambil bekerja pun harus ia lakoni. Di tempatnya bekerja, Pizza Hut Cilegon, ia harus belajar secara sembunyi­-sembunyi di toilet. Bahkan di pintu toilet diberi tanda toilet dalam perbaikan, untuk meng­hindari teguran dari atasan.
Kecerdasan dan ketekunan yang dijaganya membuat Nur­yati mampu lulus dengan IPK 3,7 dan meraih predikat cum laude. Dia lulus dalam waktu tiga tahun dan menjadi satu­-satunya sarjana di kampung hingga merubah hidupnya seca­ra drastis dan menyenangkan.
Empat tahun kemudian, Nur­yati menyabet gelar master bidang hukum dari Universitas Jayabaya, Jakarta. Ia herha­sil meraih sertifikat advokat dari Persatuan Advokat Indo­nesia, namun kemudian memu­tuskan untuk mengabdi di alma­maternya, menjadi dosen Untirta.
Pengalamannya sebagai mantan TKI dan kini jadi dosen, Nuryati kerap mendapat undangan menjadi pembicara da­lam seminar-seminar tentang ketenagakerjaan. Kini ia sedang menempuh studi doktoral di Universitas Padjajaran Ban­dung.

Free Lunch Method: Menuai untung dari menggratiskan karya

Kamis, 18 November 2010

1 komentar

Pada tanggal 1 November 2010, Pandji Pragiwaksono, seorang musisi dan rapper Indonesia merilis album ketiga yang berjudul "Merdesa". Sebenarnya jika dilihat dari kacamata penikmat musik adalah suatu hal yang biasa seorang musisi merilis album mereka. Yang membuat peluncuran album ini menjadi tidak "biasa" adalah album ini dirilis secara online dan gratis. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana Pandji bisa mendapatkan profit dari album ini jika ia merilisnya secara gratis? Bahkan untuk menutup biaya produksi pun tentunya dibutuhkan investasi dana.

Saya mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Pandji berkaitan dengan metode distribusi gratis yang ia lakukan. Pada wawancara tersebut Pandji menjelaskan apa yang ia sebut dengan "Free Lunch Method", bagaimana metode "gratisan" itu justru bisa membiayai seluruh album bahkan memberikan profit. Tentunya metode baru ini akan jadi sebuah alternatif bagi musisi dan pelaku dalam industri musik di Indonesia sekaligus merubah paradigma pemasaran yang biasanya dianut oleh pelaku bisnis di Indonesia.
Untuk lebih jelasnya Anda bisa menyimak video wawancara saya dengan Pandji Pragiwaksono di bawah ini tentang bagaimana ia memasarkan album ketiganya dengan "Free Lunch Method" tersebut.

Jujur pada diri sendiri untuk memahami kepribadianmu

Senin, 08 November 2010

0 komentar
Seorang psikolog mengembangkan bentuk-bentuk ini, yang telah diuji secara luas di dunia selama beberapa tahun. Warna warnanya telah mengalami perbaikan dan diuji lagi sampai didapatkan satu set bentuk yang terbaik. Bentuk-bentuk ini mewakili sembilan tipe kepribadian dasar. Pilih sebuah bentuk di bawah ini yang paling anda senangi lalu baca kepribadian anda di bawahnya.

Ingat, pilihan anda harus jujur dan tidak boleh dimanipulasi karena hasil test tipe kepribadian ini hanya anda yang tahu.

Jawaban yan Anda pilih:

Gambar Nomor 1. Introspektif, Sensitif, Reflective
Anda lebih sering dan fokus terhadap diri dan lingkungan sendiri daripada berinteraksi dengan orang lain. Anda membenci kedangkalan, lebih senang menyendiri daripada terluka karena bisikan orang. Tapi hubungan anda dengan teman-teman anda sangat intensif, yang memberikan anda ketenangan dan keserasian yang anda butuhkan untuk merasa baik. Bagaimanapun itu bukan masalah bagi anda untuk menyendiri untuk beberapa waktu tanpa menjadi bosan.

Gambar Nomor 2. Mandiri, Tidak biasa (tidak konvensional), Tak tertekang
Anda menginginkan kebebasan dan ketidakterikatan hidup yang membiarkan anda menentukan jalan anda sendiri. Anda memiliki bakat artistik dalam kerjaan anda dan aktifitas luang. Desakan untuk bebas kadang menyebabkan anda melakukan perbuatan yang sangat berlawanan dengan apa yang anda inginkan. Gaya hidup anda sangat individual. Anda tidak akan meniru secara buta apa yang sedang “in”, di sisi lain anda mencari kehidupan yang sesuai dengan cita-cita dan dan pendirianmu, bahkan bila harus berenang melawan pasang.

Gambar Nomor 3. Dinamis, Aktif, Mementingkan hal-hal lahir
Anda sungguh berkeinginan untuk menerima beberapa resiko dan berkomitmen kuat dalam menukar ketertarikan dan pekerjaan yang bervariasi. Rutin, berlawanan, cenderung berefek melumpuhkan anda. Apa yang paling anda sukai adalah bisa memainkan peran dalam banyak bidang. Dalam melakukannya, inisiatif anda lebih kuat.

Gambar Nomor 4. Bersahaja, Sangat teguh pendirian, harmonis
Anda menghargai gaya dan cinta alami yang tidak rumit. Orang mengagumi anda karena anda memiliki kemampuan kuat dan mereka bergantung pada anda. Anda memberikannya pada orang yang dekat perlindungan dan jarak. Anda merasa hangat dan manusiawi. Anda menolak segala sesuatu yang mencolok dan usang. Anda cenderung ragu pada tingkah/perubahan trend mode. Bagi anda, pakaian harus praktis dan bagus yang tidak menonjol.

Gambar Nomor 5. Professional, Pragmatis, Percaya diri
Anda bertanggung jawab pada hidup anda, meletakkan lebih kecil keberuntungan anda dan lebih kepada perbuatan sendiri. Anda memecahkan masalah dengan tindakan yang praktis dan tidak rumit. Anda memandang secara realistis sesuatu dalam hidup anda dan menanganinya dengan baik. Anda diberi tanggung jawab yang besar dalam pekerjaan, karena orang tahu bahwa anda dapat diandalkan. Kekuatan tegas terhadap kemauan akan memproyeksikan keyakinan anda terhadap orang lain. Anda tidak akan pernah benar-benar merasa puas sampai semua cita-cita anda tercapai.

Gambar Nomor 6. Tenang/Damai, Bijaksana, Tidak Agresif
Anda menanggapi hidup mudah karena bijaksana. Anda mendapatkan teman tanpa kesukaran karena menikmati keprifasian anda dan kemandirian. Anda sering menjauh darinya dan menyendiri dari waktu ke waktu untuk merenungi arti kehidupan dan menikmati sendiri. Anda membutuhkan tempat untuk persembunyian yang indah, tapi anda tidak seorang penyendiri. Anda tenang terhadap diri sendiri dan dunia, dan menghargai hidup dan apa yang dunia tawarkan.

Gambar Nomor 7. Riang, Suka bermain/melucu, menyenangkan
Anda menyukai kehidupan yang bebas dan spontan. Dan anda berusaha menikmatinya secara penuh karena memegang moto ”Anda hanya hidup sekali." Keingintahuan anda besar dan terbuka terhadap segala sesuatu yang baru, anda berkembang dengan perubahan. Anda menganggap lingkungan anda serbaguna dan selalau memberikan kejutan.

Gambar Nomor 8. Romantis, Pemimpi, Emosional
Anda sangat sensitif. Anda menolak melihat sesuatu dari sudut pandang kesederhanaan dan rasionalitas. Apa yang perasaan anda katakan sangat penting untuk anda. Kenyataanya, Anda merasa penting untuk memiliki mimpi-mimpi dalam hidup. Anda menolak orang yang mencemoohkan romantisme dan hanya dikendalikan oleh rasionalitas. Anda menolak untuk membiarkan sesuatu membatasi keragaman kekayaan mood dan emosi anda.

Gambar Nomor 9. Analitis, Terpercaya, Percaya diri
Senstifitas sebentar anda mewakili kualitas dan ketahanan yang tinggi. Konsekuensinya, anda suka menyelimuti diri anda dengan ”mutiara kecil” yang anda temukan di mana pun orang lain mengabaikannya. Lalu, Budaya sangat mempengaruhi kehidupan anda. Anda telah temukan kehidupan anda sendiri, yaitu elegan/luwes dan eksklusif, bebas dari pengaruh mode. Ideal anda, anda mendasarkan kehidupan anda, adalah dibudayakan kesenangan. Anda menilai tingkatan budaya seseorang pada siapa anda berbicara.